Blogroll

Minggu, 15 April 2012

Dimata sang luka

Di mata sang luka
Cinta seperti pisau yang   mencabik-cabik hati
Dia menggoyahkan pendirian
Dia merobohkan mimpi
Dan perihnya ciptakan lara yang mendalam

Sulit terlepas dari jeratnya
Hati seperti terpenjara dalam jiwa yang bisu
Hingga lamunannya ciptakan kebekuan fikir
Raga ini seperti mati rasa
Dan tak mau beranjak dari bayang-bayang hitam
Ingin pun slalu tergenang air mata
Dan masa lalu jadi pelabuhan hayal
Dia berandai-andai,
Dan slalu berandai-andai
Tanpa disadari, diamnya meruntuhkan hati
Dan hanya ada satu jalan tuk keluar
Dan itu adalah pemahaman cinta itu sendiri
Seberapa besar dia berarti ?
Seberapa pantas dia dinanti ?

Jika kamu sedang bermain dan bercanda dengan sang luka, apa yang ada dibenak mu sob? Tuntunya sobat semuanya punya persepsi yang berbeda-beda.

0 komentar:

Posting Komentar